Beranda / Berita

ARAHAN DAN SINERGITAS KOMISIONER DENGAN KESEKRETARIATAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 20 November 2019


Malang – Beberapa pesan penting berikut disampaikan oleh KPU Provinsi Jawa Timur yang dapat dijadikan pedoman dan referensi bagi KPU Kabupaten/Kota selama mengikuti Bimtek Paralegal dan Legal Drafting KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota Se- Jawa Timur Tahun 2019 pada tanggal 16-19 November 2019 di Malang.

Insan Qoriawan Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jawa Timur mengemukakan, “Dalam rangka menyongsong Pemilihan Umum Kepala Daerah Tahun 2020, KPU Kabupaten / Kota wajib memperhatikan produk hukum, mulai pedoman teknis dal lain sebagainya. Selain itu juga, Memastikan tiap tahapan ada payung hukum. Siapkan saja meski tidak ditanyakan karena sewaktu-waktu bisa ditanyakan. Pada tahapan pencalonan, akan ada perubahan jadwal pencalonan, bisa maju sebulan. Diharapkan ada harmonisasi untuk semua kegiatan. Untuk form dukungan perseorangan adalah satu dukungan dalam satu form. Tak ada lagi dukungan kolektif. Dalam PKPU 3 Tahun 2017 sebagaimana diubah dalam PKPU 15 Tahun 2017 memperbolehkan dukungan kolektif.”

Dalam arahan dan sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam juga menyampaikan “Hubungan antara komisioner dan sekretaris harus clear terkait kegiatan dan aturan. Masing – masing kedua belah pihak harus membangun sinergi yang harmonis demi tercapainya tujuan kelembagaan. Komisioner harus mengawal kegiatan yang dilakukan kesekretariatan”

Sedangkan pada saat penutupan Rochani Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Timur mengarahkan untuk menyusun pedoman teknis Pemilihan sesuai dengan Undang – Undang 1 Tahun 2015 dan Undang – Undang 10 Tahun 2016 untuk dicicil mulai dari sekrang. Selain itu juga beliau menyampaikan “Pedoman teknis pembentukan PPK sebelum Januari 2020. Rencana pada tanggal 19-21 Desember 2019 akan ada rakor pembentukan Ad Hoc. Kemudian antar komisioner harus saling mendukung, dan jaga komunikasi terutama saat dalam pengambilan kebijakan. Untuk BA pleno saat ini dapat menjadi obyek yang disengketakan di Bawaslu, termasuk di TUN. BA harus disimpan dengan baik.”

“Pembagian tugas antar Subbag sudah ada di SE. Diharapkan baik komisioner dan secretariat dapat saling memberi energi positif pada yang lain. Tanggap dan peduli pada divisi lain. Tidak hanya mengurusi divisinya sendiri saja, namun juga saling bantu membantu divisi yang lain.” pungkas Rochani.


(ADMIN)