Beranda / Berita

Bahas Laporan Kerja di tengah wabah covid 19, Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU se-jatim lakukan rapat vidcon

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 30 March 2020


Malang- 30 Maret 2020 Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kab/Kota Se Jawa Timur mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin Divisi Parmas KPU Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro. tidak seperti biasa, dimana rapat dilakukan dengan cara tatap muka, rapat kali ini dilaksanakan secara online (vidcon), dikarenakan merebaknya pandemi covid 19 di tengah tahapan pemilihan kepala Daerah yang dilaksanakan 19 KPU kab/kota di wilayah Jawa Timur
Dalam rapat online perdana ini, divisi sosdiklih, parmas dan SDM dari 38 KPU Kabupaten/ Kota satu persatu memaparkan laporannya terkait beberapa hal, yaitu tentang; 1) kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang telah dilakukan, 2) rencana launching pemilihan kepala daerah, 3) sosialisasi, akreditasi dan laporan berkala terkait pemantau, survey/jajak pendapat dan hitung cepat, tiga point tersebut merupakan laporan bagi KPU Kab/Kota yang sedang dalam tahapan pemilihan Kepala Daerah, dibahas juga tentang mekanisme kerja dan protokol pencegahan wabah corona di internal masing-masing satker, pemberlakuan status kab/kota berdasarkan keputusan kepala daerah masing-masing serta update kondisi dan sebaran pandemi covid 19 baik di kab/kota yang sedang tahapan pemilihan kepala daerah maupun yang tidak dalam tahapan pemilihan.
Sebelumnya, pada 21 Maret lalu KPU RI menerbitkan surat edaran penundaan tahapan pemilihan kepala daerah provinsi, kabupaten dan wali kota (pilkada) serentak sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Penundaan itu tertuang dalam Keputusan Nomor: 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 dan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Keputusan KPU tersebut.
Oleh karena itu, dalam rapat tersebut Gogot memberikan arahan agar KPU Kabupten/Kota terus mengupdate kondisi wilayah kerja masing-masing, mengatur mekanisme kerja sebaik mungkin serta turut berpatisipasi memberikan informasi pencegahan dan penanganan covid 19 dengan informasi yang valid dan berdampak positif. “yang jelas untuk sementara waktu teman-teman KPU diharap menghentikan semua kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang berbentuk tatap muka, dan jangan panik” ujarnya.
Sementara Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Malang Muhammad Toyib, dalam laporannya menjelaskan bahwa melihat situasi dan kondisi kota malang serta berdasarkan Surat Edaran dari KPU RI maupun Surat Edaran yang dikeluarkan Pemerintah kota Malang, KPU Kota Malang dalam pleno memutuskan untuk melakukan mekanisme work from home dengan melakukan penjadwalan, pembagian tugas, serta rapat online semenjak tanggal 24 maret 2020 lalu. “begitu juga protokol pencegahan covid 19 sudah kita terapkan, hingga saat ini alhamdulillah jajararan komisioner maupun kesekretariatan dalam kondisi sehat, semoga pandemi global ini akan bisa kita atasi bersama-sama”.pungkasnya.


(ADMIN)