Beranda / Berita

BAWASLU DAN KPU KABUPATEN/KOTA SE-JATIM RAPAT EVALUASI BERSAMA DI SURABAYA

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 5 November 2019


Surabaya-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Timur mengadakan Rapat Evaluasi Bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Jawa Timur, beserta struktur dibawahnya yaitu Bawaslu dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur Sabtu-Senin (2-4/11/2019) di hotel Wyndham Surabaya.

Rapat evaluasi juga dihadiri oleh ketua Bawaslu RI Abhan, Ketua KPU RI Arief Budiman, Ketua DKPP Harjono, serta dihadiri oleh seluruh stakeholder tingkat propinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut Ketua KPU RI Arief Rahman Hakim menyampaikan terkait evaluasi Pemilu merupakan serangkaian kegiatan kepemiluan. “Rapat evaluasi adalah sebuah siklus tahapan Pemilu untuk menjadi pijakan kegiatan Pemilu selanjutnya,” ujarnya kepada seluruh peserta.

“Masing-masing boleh mengeluarkan pendapatnya, karena masing-masing memiliki pandangan,” tutur Arief (panggilan akrabnya).

Kemudian Arief melanjutkan, di KPU ada kegiatan Orientasi Tugas yang diberikan kepada seluruh penyelenggara pemilu, termasuk dihadiri oleh DKPP dan Bawaslu.

“Dalam Ortug, kami sampaikan agar menjaga hal-hal sederhana dalam rangka membangun hubungan seperti keluarga, karena ini berelasi dalam menjalankan proses penyelenggara pemilu dengan baik,” jelas Arief mengingatkan supaya tetap menjaga komunikasi dan koordinasi.

“Dan sesama lembaga pemilu harus saling mengerti dan memahami tugas dan peran masing-masing,” tambahnya.

Jika KPU dan Bawaslu berkorelasi dengan baik, maka serangan dari luar akan ditangani dengan baik, “Karena persoalan yang datang dari pihak luar penyelenggara akan dengan sendirinya juga bisa diatasi,” lanjutnya.

Arief Budiman juga berharap dari kegiatan pertemuan Bawaslu - KPU ini mampu menginisiasi hingga tingkat bawah, “Yaitu PPK Panwascam, PPS Panwaslu, hingga level TPS. Supaya segala persoalan kepemiluan mampu dicegah dan diselesaikan sesuai tingkatan,” pungkasnya.

Ketua Bawaslu RI Abhan juga menjelaskan, “Dari kegiatan rapat evaluasi penyelenggaraan pemilu 2019 di propinsi menjadi agenda selanjutnya untuk diadakan hingga tingkat bawah atau TPS. Supaya ada kesamaan pemahaman di level penyelenggara hingga TPS. Karena yang paling banyak titik kerawanan persoalan adalah ditingkat bawah, sehingga tidak meninggal residu dalam pelaksanaan pemilu. Maka rapat evaluasi ini menjadi pijakan dalam melaksanakan pemilihan dan pemilu selanjutnya. Saling terbuka dan saling komunikasi antar penyelenggara bisa dilakukan dari pertemuan yang inten saya yakin akan mudah untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu.”

Selain itu Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam menyampaikan, “Sinergitas antara KPU - Bawaslu Kabupaten/Kota harus bisa maksimal, karena hal ini adalah untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi.”

Anam juga menyampaikan, “Evaluasi Pemilu serentak secara keseluruhan, terkait data pemilih menjadi fokus pembahasan data, DPT dan DCT. Serta evaluasi terkait Logistik pemilu serentak 2019.”

Sedangkan Muhammad Amin Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur menyampaikan, “Ada empat pilar yang menjadi perhatian. Yaitu, regulasi, pemilih, penyelenggara, dan peserta pemilu. Terkait regulasi akan meninjau atau terkait status Bawaslu dan Panwaslu yang disebutkan dalam Undang – Undang Nomor 10 Tahun 2016. Terkait tupoksi Bawaslu dalam pemilihan, yang dilakukan Bawaslu prioritas pengawasan dan pencegahan, sebelum dilakukan penindakan pelanggaran,”.


(ADMIN)