Beranda / Berita

BP KPU KOTA MALANG MENGIKUTI VIDCON SOSIALISASI IMPLEMENTASI RESTRUKTURISASI REKENING PENGELUARAN DAN EVALUASI PENGAJUAN SPM MELALUI e-SPM

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 30 July 2020


BP KPU KOTA MALANG MENGIKUTI VIDCON SOSIALISASI IMPLEMENTASI RESTRUKTURISASI REKENING PENGELUARAN DAN EVALUASI PENGAJUAN SPM MELALUI e-SPM

Malang - Pada Hari Kamis Tanggal 30 Bulan Juli Tahun 2020 Pukul 08.30 WIB Bendahara KPU Kota Malang Diana Agustina Imbarwati mengikuti Video Conference Sosialisasi Implementasi Restrukturisasi Rekening Pengeluaran dan Evaluasi Pengajuan SPM melalui e-SPM yang di selenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang.

Acara pembukaan dilakukan secara virtual oleh Kepala KPPN Malang Teddy dengan narasumber CSO KPPN Malang Sri Widyawati dan Ndaru Mochtarom Anantadi. Acara tersebut terselenggara dalam rangka Implementasi Restrukturisasi Rekening sesuai PMK 183/PMK.05/2019 tentang Pengelolaan Rekening Pengeluaran Milik Kementerian Negara/Lembaga serta menindaklanjuti Nota Dinas Direktur Pengelolaan Kas Negara Nomor ND 822/PB.3/2020 hal Penyampaian Petunjuk Teknis Implementasi Restrukturisasi Rekening Pengeluaran sekaligus Evaluasi atas pengajuan SPM melalui e-SPM.

Materi sosialisasi terdiri dari paparan Juknis Implementasi Restrukturisasi Rekening Pengeluaran dan Evaluasi Pengajuan SPM melalui e - SPM. Proses restrukturisasi dimulai dari 1 Januari 2020 hingga 31 Desember 2020. Seiring dengan berjalannya proses implementasi dan munculnya beragam kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan PMK 183/PMK.05/2019 ini, perlu dilakukan beberapa penyesuaian. Salah satu di antara penyesuaian tersebut ialah perlunya diterbitkan petunjuk teknis terkait restrukturisasi rekening pengeluaran. Terdapat 6 (enam) entitas yang memiliki peran besar dalam proses restrukturisasi rekening, yaitu Direktorat PKN, KPPN Mitra Eselon I, Eselon I, KPPN Mitra Satker, Satker; dan Bank Umum Mitra Pengelolaan Rekening.

Adapun langkah dan tahapan yang perlu dilakukan dalam proses restrukturisasi rekening pengeluaran ialah sebagai berikut, pembukaan rekening induk dan rekening Satker, perekaman rekening induk dan penyesuaian rekening satker pada Aplikasi SPRINT, dan perekaman rekening Satker pada Aplikasi SILABI/ SAKTI. Restrukturisasi dilakukan dengan melakukan perubahan rekening pengeluaran dalam bentuk rekening giro pemerintah menjadi rekening induk dan rekening Satker.

Restrukturisasi merupakan suatu bentuk digitalisasi pengelolaan APBN yang bertujuan untuk menyederhanakan (simplifikasi) pengelolaan rekening pengeluaran milik Kementerian Negara/Lembaga dengan lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Sehingga pengelolaan Uang Persediaan dan Tambahan Persediaan dapat dilakukan secara optimal.


(ADMIN)