Beranda / Berita

DISKUSI INTERAKTIF STRATEGI BRANDING SOSIALISASI BERSAMA DADIK WAHYU CHANG MALANG CREATIVE FUSION

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 6 August 2020


DISKUSI INTERAKTIF STRATEGI BRANDING SOSIALISASI BERSAMA DADIK WAHYU CHANG
MALANG CREATIVE FUSION

Malang - Pada Hari Kamis Tanggal 6 Agustus 2020 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang kembali menyelenggarakan Diskusi Pengembangan Media/Sosialisasi KPU Kota Malang Di Masa Pandemi COVID - 19 dengan mengundang pakar multimedia dan branding Dadik Wahyu Chang dari Malang Creative Fusion di Aula Kantor KPU Kota Malang dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Diskusi kali ini dihadiri oleh seluruh Komisioner dan Pegawai di lingkungan KPU Kota Malang. Acara yang dimulai pada Pukul 11.00 WIB tersebut dibuka oleh Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Muhammad Toyib. “Untuk mengoptimalkan kegiatan sosialisasi perlu penguatan kapasitas dan kualitas SDM terkait tupoksi di bidang sosialisasi. Selain itu diperlukan inovasi dalam hal sosialisasi pemilu terhadap publik berupa transformasi digital. Transformasi digital diharapkan mampu meningkatkan partisipasi publik dalam proses elektoral di Indonesia khususnya Di Kota Malang” terang Muhammad Toyib.

Setelah dibuka acara dilanjutkan dengan pemberian materi serta sharring ilmu dan pengalaman oleh Dadik Wahyu Chang yang dipandu Deny Rachmat Bachtiar Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan selaku moderator. Kepada peserta diskusi Dadik Wahyu Chang memaparkan, “Untuk mengembangkan strategi sosialisasi KPU Kota Malang perlu melakukan branding, yaitu kegiatan aktivasi penguatan kelembagaan. Dengan cara melakukan identifikasi, aktivasi, dan evaluasi ketika melakukan sosialisasi.”

“Agar sosialisasi berjalan dengan efektif diperlukan juga pemaksimalan fungsi media baik media offline seperti billboard, baliho, stiker, brosur, spanduk, umbul - umbul, iklan di koran, mobil keliling dengan menggunakan speaker, dan mengadakan berbagai ajang perlombaan atau kreatifitas. Media online pun turut berperan penting dalam memaksimalkan sosialisasi. Saat ini selain instagram, facebook, dan website KPU Kota Malang tengah mengembangkan platform podcast untuk mengembangkan sosialisasi dalam maksimalisasi program kerja KPU,” ulas Dadik Wahyu Chang.

Menurut Dadik Wahyu Chang beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat konten podcast diantaranya, aspek visual, kenyamanan terhadap sasaran. Desain visualisasi perlu dimaksimalkan, seperti suara dan gambar yang bagus dan konsisten terhadap konsep dan pelaksanaan podcast secara berkelanjutan. Selain itu agar lebih berkembang, dalam proses pembuatan konten podcast dapat mengundang influencer media sosial dan berkolaborasi dengan lembaga pemerintahan lainnya atau unsur non-pemerintahan.

Dadik Wahyu Chang juga membagikan berbagai macam inovasi strategi sosialisasi secara virtual dan offline yang pernah dilakukan pada event - event pemerintahan maupun non pemerintahan. Dari hasil diskusi yang berlangsung selama 2 jam tersebut dapat disimpulkan, pembaharuan atas inovasi dan kreasi terhadap model sosialisasi sangat diperlukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada proses Pemilu. Hal ini disebabkan adanya perubahan budaya masyarakat diera digital ini, sehingga diharapkan pembaharuan ini dapat terlaksana secara efektif di masyarakat dan efisien di kelembagaan KPU Kota Malang sendiri.


(ADMIN)