Beranda / Berita

KPU KOTA MALANG MENGIKUTI SOSIALISASI JUKNIS BAKOHUMAS KPU, KPU PROVINSI DAN KPU KABUPATEN/KOTA

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 15 September 2021


Hari Rabu (15/09/21) Komisi Pemilihan Umum Kota Malang berkesempatan untuk menghadiri kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI). Kegiatan sosialisasi kali ini bertama “Sosialisasi Juknis Bakohumas KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota.”

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB secara luring melalui Zoom Meeting dan juga melalui kanal Youtube resmi KPU RI. Webinar ini dipandu oleh moderator Robby Leo Agust selaku Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik KPU RI, kemudian dihadiri oleh beberapa narasumber diantranya, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas dan Anisha Dasuki Publik Speaker/Jurnalis serta Ilham Saputra Ketua KPU RI yang memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka acara sosialisasi secara resmi.

Kegiatan Sosialisasi Juknis Bakohumas KPU, KPU Provinsi, KPU Kab/Kota dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Dedi Maulana Persidangan KPU RI. Penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Sekjen KPU RI yaitu Cahyo Ariawan.

Ilham Saputra selaku Ketua KPU RI memberikan sambutannya kepada para audiens yang hadir dalam acara Sosialisasi Juknis Bakohumas KPU, KPU Provinsi, KPU Kab/Kota serta memberikan arahannya mengenai acara sosialisasi juknis Bakohumas kali ini. Ia menyampaikan bahwa “Bakohumas KPU RI diantaranya memiliki tugas untuk melakukan koordinasi antara KPU dengan KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota untuk kelancaran arus informasi satuan kerja serta melakukan koordinasi dan kerjasama dengan badan koordinasi kehumasan pada intansi lembaga pemerintah ditingkat pusat maupun daerah.” Ilham pun berharap melalui kegiatan sosialisasi ini KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota mendapatkan informasi yang valid tentang petunjuk teknis pelaksanaan Bakohumas itu sendiri dan mampu mengelola dan bertanggungjawab terhadap Bakohumas. Terakhir Ia pun meresmikan acara Sosialisasi Juknis Bakohumas KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota pada Rabu hari ini (15/09/21).

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari nasrasumber pertama yaitu I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas yang menyampaikan materinya terkait Sosialisasi Petunjuk Teknis Pelaksanaan Bakohumas (Keputusan KPU No. 542 Tahun 2021) yang di dalamnya memuat beberapa poin terkait. Dewa Kade memberikan pengertian dari Bakohumas itu sendiri, “Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) itu sendiri adalah lembaga nonsturktural yang merupakan forum koordinasi dan kerjasama antar unit kerja bidang humas kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, lembaga penyiaran publik, lembaga negara nonstruktural, Pemerintah Daerah provinsi dan kabupaten/kota, perguruan tinggi negeri, dan BUMN maupun BUMD.” ujarnya.

Selanjutnya Dewa Kade juga menjelasakan lebih lanjut dari isi materi yang dibawanya tersebut terkait Juknis Bakohumas dalam Keputusan KPU No. 542 Tahun 2021 seperti apa itu dasar hukumnya, latar belakang pembentukan Bakohumas KPU, maksud dan tujuan Bakohumas, ruang lingkup Juknis Bakohumas, tugas dan tanggung jawab, susunan pengurus, media informasi, alur dan pelaksanaan penyampian informasi, strategi Bakohumas, SDM Bakohumas, peningkatan kompetensi dan ruang lingkup kegiatan, serta pembiayaan dan perlengkapan. Terakhir dalam penyampaiannya Ia memberikan beberapa penutup, salah satunya berharap dengan kehadiran Bakohumas dapat membangun kesiapan dan koordinasi antar Bakohumas secara berjenjang di internal KPU dan juga stakeholder lainnya terkait kepemiluan menjadi lebih aktif. Sesi Dewa Kade ini lanjutkan dengan membuka forum diskusi dan tanya jawab untuk para audiens/peserta yang hadir di dalam acara.Narasumber kedua yaitu Anisha Dasuki seorang Presenter/ TV Anchor yang memberikan materinya seputar media dengan judul “Notes from the Media Girl.” yang membahas mengenai cara menganggulangi hoax yang seringkali terjadi khususnya pada masa Pemilu dan Pemilihan. Menurut Anisha hoax seringkali tersebar di platform media sosial. Anisha kemudian memberikan pengertian mengenai apa itu haox, tipe-tipe mengenai berita bohong serta seringkalinya mengahdirkan judul berita yang bombastis/clickbait untuk menarik pembaca. Hoax juga kerap kali menjadi alat politik khususnya pada masa Pemilu dan Pemilihan.

Lanjutnnya Anisha mengatakan “Teman-teman KPU setidaknya perlu memiliki kontak teman-teman wartawan atau media sehingga ketika KPU membutuhkan untuk menaiki berita, butuh untuk klasifikasi berita mudah untuk mengreach berita.” ujarnya. Ia juga memberikan penjelasan mengenai tipe-tipe berita, diantara yaitu media konvensional, media baru dan media yang sedang trend. Anisha juga memberi tahu bagaimana cara berkomunikasi dengan para media dan bagaimana cara menghadapi krisis dari adanya berita bohong dan hoax yang beredar. Sesi dari Anisha Dasuki punj juga ditutup dengan forum diskusi dan tanya jawab untuk para audiens/peserta yang hadir di dalam acara.


(ADMIN)