Beranda / Berita

PANDUAN PSBB DI KOTA MALANG

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 22 May 2020


PANDUAN PSBB DI KOTA MALANG

Beberapa poin atau catatan penting yang dapat diterapkan sebagai panduan beraktifitas selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Malang berdasarkan Peraturan Walikota Malang Nomor 17 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019. Panduan PSBB tersebut bertujuan untuk menghentikan potensi penularan melalui beragam kontak. Berbagai potensi terjadinya kerumunan atau kontak langsung antar masyarakat sebisa mungkin dicegah dan diminimalisir.
Selama PSBB tidak semua tempat ditutup, masyarakat dapat pergi untuk memenuhi kebutuhannya ke fasilitas kesehatan, took dan semacamnya, SPBU, terminak, stasiun, apotek, serta kantor pemerintahan. Namun masyarakat tetap dihimbau untuk meminimalisir aktivitas keluar rumah. Dengan ketentuan apabila terpaksa keluar rumah, masyarakat diharapkan disiplin melakukan prosedur pencegahan.
Untuk kegiatan di sekolah atau tempat kursus, lnstitusi pendidikan tutup sementara. Kegiatan belajar mengajar dilakukan jarak jauh. Evaluasi pembelajaran dilakukan di rumah. Kelas musik, tari, olahraga, dan aktivitas lainnya dihentikan sementara. Sedangkan lembaga pendidikan, pelatihan, dan penelitian yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan masih tetap buka selama PSBB.
Ketika bekerja diupayakan memprioritaskan Work From Home/WFH dengan tetap mengutamakan prosedur pencegahan. Bagi karyawan dengan penyakit penyerta (komorbid) tidak dianjurkan ke kantor. Karyawan usia Lansia (>60th) tidak dianjurkan ke kantor. Beberapa sektor yang masih boleh beroperasi selama masa adalah PSBB sebagai berikut :
a. lnstansi Pemerintah Pusat dan Daerah
b. Kantor perwakilan diplomatic
c. BUMN dan BUMD Pelaku usaha di sektor:

  1. kesehatan;
  2. bahan pangan/makanan/minuman;
  3. energi;
  4. komunikasi dan teknologi informasi;
  5. media cetak dan elektronik;
  6. keuangan;
  7. logistik;
  8. perhotelan;
  9. konstruksi;
  10. industri strategis;
  11. pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu; dan/atau
  12. kebutuhan sehari-hari.
    d. Organisasi kemasyarakatan lokal dan internasional yang bergerak pada sektor kebencanaan.
    Apabila diharuskan ke kantor karena sesuatu yang mendesak, maka perperperperlulu dibuatkan Surat Tugas/Perintah dari atasannya.

Bagi masyarakat apabila terpaksa bepergian sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi, maksimum penumpang roda empat tiga orang, dengan tetap melakukan prosedur pencegahan, serta menerapkan physical distancing dalam alat transportasi publik.
Untuk panduan berpergian ke pusat perbelanjaan atau mall beberapa hal perlu diperhatikan, bahwa pusat perbelanjaan tutup, kecuali toko swalayan yang ada didalamnya, menghindari aktivitas hangout di mall selama PSBB, jika membeli makanan/minuman sebaiknya dengan cara take away (dibawa pulang).
Untuk kegiatan berolahraga, sebaiknya melakukan olahraga di dalam rumah dengan panduan online, melakukan aktivitas olahraga secara mandiri disekitar rumah. Selama PSBB Taman kota, fasilitas olahraga, ditutup.
Untuk keperluan pemenuhan belanja bahan pangan lebih mengutamakan pelayanan antar/online. Pasar grosir, pasar basah, supermarket dan toko kelontong tetap buka dengan waktu terbatas Pengelola pasar dan swalayan harus sediakan sarana untuk physical distancing. Rantai pasokan pangan akan tetap terkendali. Bagi masyarakat tetap melakukan prosedur pencegahan, memakai masker, disiplin jaga jarak, dan rajin cuci tangan usai belanja.
Bagi masyarakat yang melakukan berpergian dengan menggunakan transportasi publik, dimohon memastikan diri dalam keadaan sehat, tidak flu, batuk, atau demam. Melakukan prosedur pencegahan dengan menggunakan masker, menjaga jarak saat di ruang tunggu, saat mengantre, dan di lokasi bandara, stasiun, serta terminal. Mencuci tangan sebelum dan sesudah dari bandara, stasiun, atau terminal. Serta mematuhi ketentuan pengecekan suhu tubuh.
Untuk masyarakat yang bekerja sebagai ojek online dihimbau tidak membonceng penumpang. Beroperasi untuk mengantarkan makanan dan minuman saja. Saat pulang tetap melakukan prosedur pencegahan dengan tidak menyentuh area wajah, menyentuh barang di rumah sebelum mencuci tangan dan membersihkan diri/mandi.
Pemerintah juga mengimbau para perantau untuk tidak mudik sementara. Mengingat mudik berpotensi dapat menjadi medium penularan Covid-19 ke berbagai daerah. Terutama berpotensi menulari orang-orang terdekat di daerah asal atau kampung halaman.
Apabila memergoki tindak kejahatan sebaiknya menangkan diri dan jangan main hakim sendiri, memastikan diri sudah merasa aman. Segera melaporkan kepada polisi atau hubungi kontak nomor darurat pemerintah setempat.
Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi atau berdonasi, untuk tetap berhati-hati dan waspada. Penyaluran bantuan dianjurkan melalui pihak ketiga, misalnya organisasi kemasyarakatan sektor kebencanaan atau pemerintah setempat. Penyaluran bantuan tetap memperhatikan prosedur pencegahan. Menghindari membuat kerumunan banyak orang. Penyaluran harus mengikuti prosedur PSBB yang berlaku.
Ketika pergi ke tempat ibadah, tetap harus memenuhi protokol kesehatan. lbadah dilakukan di rumah dan menjaga jarak. Kegiatan keagamaan dihadiri keluarga secara terbatas tetap dibolehkan dengan mengikuti aturan perundang-undangan dan prosedur pencegahan
Untuk kegiatan sosial, budaya, dan wisata, bagi tempat hiburan memiliki kewajiban untuk tutup. Kegiatan khitan, pernikahan, pemakaman dan atau takziyah kematian bukan karena COVID-19 tanpa melibatkan keramaian masih dibolehkan, tapi dibatasi. Kegiatan pernikahan dilakukan di KUA dan dihadiri secara terbatas. Kegiatan pemakaman dan/atau takziyah kematian bukan karena COVID-19 dilakukan di rumah duka dan dihadiri secara terbatas.
Demikianlah panduan PSBB yang bersumber dari Satgas C19 Pemkot Malang.


(ADMIN)