Beranda / Berita

PELAKSANAAN KEGIATAN BEKERJA DI TEMPAT KERJA SELAMA PANDEMI COVID – 19

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 22 May 2020


Hari Jum’at Tanggal 22 Mei Tahun 2020 merupakan Hari Keenam Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Malang. Salah satu kegiatan yang dibatasi selama PSBB adalah pembatasan kegiatan bekerja ditempat kerja.

Dengan diberlakukannya PSBB, maka dilakukan pembatasan proses bekerja di tempat kerja atau kantor. Selama pembatasan proses bekerja tersebut, kegiatan bekerja diganti di rumah atau tempat tinggal. Sehingga memprioritaskan mekanisme bekerja Work From Home / WFH. Namun demikian, tetap harus ada Pegawai yang bertugas menjada keamanan kantor atau tempat kerja. Di Komisi Pemilihan Umum Kota Malang diberlakukan pembagian tugas piket menjaga keamanan kantor secara bergiliran bagi pegawai selama WFH berlangsung.

Berdasarkan Peraturan Walikota Malang Nomor 17 tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Bersakala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease, pembatasan proses bekerja ditempat kerja/kantor dikecualikan bagi tempat kerja/kantor dengan kategori :
a. Seluruh kantor/instansi Pemerintah Pusat maupun Provinsi, termasuk Notaris dan/atau PPAT berdasarkan pengaturan Kementerian dan Instansi masing – masing;
b. Seluruh kantor/instansi Pemerintah Daerah bekerja dari rumah atau te,pat tinggal masing – masing melalui metode jarak jauh dan/atau secara virtual/daring, dengan ketentuan apabila diperlukan dapat dilakukan tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan;
c. Badan Usaha Milik Negara/Daerah yang turut serta dalam penanganan COVID – 19 dan/atau pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, mengikuti pengaturan dari Kementerian terkait, Pemerintah Provinsi dan/atau Pemerintah Daerah;
d. Pelaku usaha yang bergerak pada sektor kesehatan, energi, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, unit yang bertanggung jawab untuk mengoperasikan dan memelihara pembibitan, pemadam kebakaran, patroli, dan pergerakan transportasi yang diperlukan, untit yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan panti asuhan/panti jompo/panti sosial lainnya, took – took yang berhubungan dengan bahan/barang kebutuhan pokok, perbankan dan asuransi, media cetak dan elektronik, telekomunikasi dan layanan internet, penyiaran dan layanan kabel, pengiriman bahan dan barang pangan, pompa bensin dan LPG, outlet ritel dan penyimpanan minyak / gas bumi, pembangkit listrik termasuk unit layanan transmisi dan distribusi, layanan pasar modal yang ditentukan Bursa Efek, layanan ekspedisi barang, layanan penyimpanan dan pergudangan dingin, layanan keamanan pribadi, pelayanan dasar, utilitas publik dan industry sebagai objek vital, dan layanan kebutuhan sehari – hari;
e. Organisasi kemasyarakatan lokal dan internasional yang bergerak pada sektor kebencanaan dan/atau sosial.
Pimpinan tempat kerja pada sektor pelaku usaha tersebut tetap wajib melakukan pembatasan interaksi dalam kegiatan kerja, pemberian perhatian khusus bagi orang yang mempunyai penyakit penyerta dan/atau kondisi yang dapat berakibat fatal apabila terpapar COVID – 19, menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID – 19 di lingkungan tepat kerja.


(ADMIN)