Beranda / Berita

PENGAJUAN SPM DALAM MASA KEADAAN DARURAT COVID - 19

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 31 March 2020


Malang - Memasuki minggu terakhir di Bulan Maret Tahun 2020, Pengelola Keuangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang melaksanakan pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM) dengan tantangan tersendiri. Biasanya pengajuan SPM dilaksanakan secara langsung ke KPPN Malang namun sejak dikeluarkannya Surat KPPN Malang Nomor : S-419/WPB.16/KP.04/2020 Tanggal 30 Maret 2020 Tentang Pengaturan Pengajuan SPM ke KPPN Dalam Masa Keadaan Darurat COVID - 19, pengajuan SPM dan penyelesaian Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dilaksanakan secara elektronik. Hal ini merupakan pengalaman baru bagi pengelola keuangan di KPU Kota Malang khususnya Operator SAIBA, Yoga Trianto.

“KPPN Malang mengambil langkah antisipatif untuk mencegah penularan COVID - 19, namun tetap menunjang kelancaran pencairan dana di KPPN selama masa darurat COVID-19,” terang Yoga Trianto. “Kebijakan yang diambil dintaranya batas waktu penerimaan SPM secara elektronik mulai Pukul 07.30 WIB sampai dengan Pukul 12.00 WIB. Sedangkan untuk maksimal jumlah SPM yang diproses menjadi SP2D dibatasi maksimal 150 SPM,” lanjut pria yang akrab disapa Yoga ini.

“Sedangkan untuk pengajuan SPM GUP (Ganti Uang Persediaan) dilakukan satu kali dalam sebulan, atau lebih setelah mendapatkan persetujuan dari KPPN. Untuk 1 (satu) yang diajukan untuk beberapa kegiatan, output, dan lokasi yang berbeda sepanjang dalam jenis belanja yang sama sebagaimana diatur dalam Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-6/PB/2018 tentang Tata Cara Penggabungan Beberapa Kegiatan, Output, dan Lokasi Dalam Penerbitan SPM GUP, PTUP, dan SPM LS Kepada Bendahara Pengeluaran.” terang Yoga lebih lanjut.

Setelah pengajuan SPM melalui elektronik hal yang dilakukan adalah menyampaikan hardcopy SPM pada loket yang telah disediakan di Kantor KPPN Malang, “Seperti pelayanan melalui drive thrue di samping timur Gedung KPPN Malang. Tidak ada antrian duduk di kursi tunggu di ruang tunggu tetapi hardcopy di taruh di loket,” imbuh Yoga Trianto

Yoga Trianto mengakui hal ini merupakan hal baru, tentunya membutuhkan penyesuaian. Diakuinya, langkah yang diambil KPPN Malang ini sangat efisien dan efektif untuk memutus mata rantai penyebaran COVID - 19. Apabila terdapat kesulitan dalam pengajuan SPM ini, pihak KPPN Malang menyediakan layanan customer service melalui telepon atau whatsapp.


(ADMIN)