Beranda / Berita

Calon Perseorangan Pilkada Kota Malang 2018 harus di dukung Minimum 45.844 orang

Ditulis Oleh: yy Tanggal: 13 September 2017


Bantaran. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menetapkan jumlah minimum dukungan Calon Walikota (Cawalkot) - Calon Wakil Walikota 2018 independen. Penetapan itu diumumkan Minggu (10/9). Saat pengumuman disampaikan ke pers, seluruh komisioner KPU Kota Malang hadir. Bahkan, komisioner Panwaslih Kota Malang juga menyaksikan.
Ketua KPU Kota Malang, Zaenudin mengatakan bahwa penetapan itu merupakan hasil rapat pleno. "Itu tertuang dalam SK KPU Kota Malang," kata dia. Zaenudin menjelaskan bahwa batas minimun dukungan untuk calon independen sebanyak 7,5% dari 611.246.
“Jadi sekitar 45.844 suara,"ujarnya.
Seluruh suara dukungan itu tersebar minimal di tiga kecamatan. Sebab, Kota Malang memiliki lima kecamatan. "Kami menetapkan batas minimal dukungan itu mengacu pada Penetapan Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Pemilu Presiden dan wakil Presiden 2014 sebesar 611.246 pemilih. Jadi, itu dasarnya,"paparnya. Sedangkan untuk jalur partai politik, kata dia, pasangan calon (Paslon) yang bisa maju Pilwali Kota Malang minimal didukung sembilan kursi di DPRD Kota Malang. Bagi Parpol yang tak punya sembilan kursi bisa koalisi. Sehingga jadi sembilan kursi. "Kalau berdasarkan suara minimal sebesar 96.982 suara. Sebab, hasil Pileg 2014 totalnya sebanyak 387.929 suara,"ujarnya.
Zaenudin menegaskan bahwa ketentuan minimum dukungan itu akan disosialisasikan tanggal 9-22 November 2017. Termasuk persyaratan lainnya, sedangkan untuk penyerahan dukungan dari calon independen mulai 25-29 November 2017. "Setelah itu kami verifikasi. Untuk parpol kami mulai 6-10 Januari 2018," pungkasnya


(yy)