Beranda / Berita

Launching Tahapan Pilkada Kota Malang

Ditulis Oleh: yy Tanggal: 13 September 2017


(Grand Ballroom Hotel Ijen Suites Resort and Convention), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang melaunching tahapan Pilkada, sekaligus slogan, maskot, dan jingle Pilkada 2018 pada Jum’at malam 08 September 2017.
Acara dimulai dengan pengenalan profile KPU Kota Malang, dilanjutkan dengan pengenalan Maskot Sam Ode. Sam Ode adalah Maskot / simbol pilkada, sam yang merupakan bahasa walikan mas, yang berarti masyarakat. Sedangkan, Ode merupakan akronim dari ongis yang merupakan simbol singo kebanggaan warga Kota Malang dan De dari kata demokrasi.
Selanjutnya, dikenalkan juga Jingle Pilkada 2018 yakni “Gak Nyoblos Ga Mbois Ker”. Jingle ini memiliki 4 (empat) versi yang terdiri keroncong, pop dangdut dan pop etnik. Dalam lirik Jingle Pilkada ini terdapat ajakan pada masyarakat untuk menggunakan hak suara di pesta demokrasi Pilkada 2018.
Setelahnya dilanjutkan juga pengenalan tahapan Pilkada, yang dimulai dengan sosialisasi hingga penetapan pasangan calon terpilih paska putusan MK.
Ketua KPU Kota Malang, Zainudin menyampaikan, Launching ini akan menjadi awal kerja KPU sebelum menggelar Pilkada 2018 nantinya. Ia mengatakan maskot dan jingle ini nantinya akan digunakan untuk melakukan sosialisasi pada tahapan berikutnya.
“Semua tahapan akan disosialisasikan untuk menyukseskan Pilkada ini,” kata Zainudin.
Zainudin juga mengatakan dalam launching ini, pihaknya banyak melibatkan seluruh elemen ada. Mulai dari pemerintah kota, partai politik, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, komunitas hingga pemuda kreatif termasuk para mahasiswa.
"Kami juga melibatkan generasi muda dalam kegiatan sosialisasi tersebut nantinya. Tujuannya agar bisa membuat konten menarik untuk menekan angka golput, sehingga, para pemilih pemula mau menggunakan hak suaranya dan tidak lagi apatis serta memandang politik sesuatu yang tidak penting," tambahnya.
Sementara itu Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, menyampaikan launching KPU Kota Malang ini merupakan launching pertama yang digelar dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Ia berharap ini, juga bisa menjadi pilot project untuk diterapkan disemua kota dan kabupaten di Jawa Timur.
Di sisi lain, dia juga meminta segenap jajaran seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran forkopimda yang hadir mulai dari Wakil Wali Kota Malang Sutiaji, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Nurul Yaqin, Kapolresta Malang AKBP Hoiruddin Hasibuan, dan Wakil DPRD Kota Malang Zainudin untuk menyukseskan Pilkada 2018.
"Kami harap semua pihak turut serta menyukseskan Pilkada 2018, hingga Pemilu 2019 nanti," katanya.
Sebagai informasi dalam penyelenggaraan Pilkada 2017, ini dana yang digelontorkan mencapai Rp 30,2 miliar. Dana ini, nantinya akan digunakan untuk berbagai tahapan Pilkada 2018.


(yy)