Beranda / Berita

SAMBUTAN DAN ARAHAN KPU RI DALAM SOSIALISASI JUKNIS BAKOHUMAS KPU, KPU PROVINSI DAN KPU KAB/KOTA

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 15 September 2021


Pada Rabu (15/09/21) Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Sosialisasi Juknis Bakohumas KPU, KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota.” KPU Kota Malang menjadi salah satu audiens yang bereksempatan untuk ikut dalam kegiatan sosialisasi ini. Selain itu terdapat juga sejumlah audiens dari pihak KPU RI, KPU Provinsi, KPU Kab/Kota, lembaga penyelenggara Pemilu, NGO/LSM, pengiat pemantau Pemilu, Cyber Bareskrim Polri, platform media sosial dan lain-lain. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui kanal Zoom Meetings dan Youtube resmi milik KPU RI.

Ilham Saputra sebagai Ketua KPU RI memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka acara secara resmi terkait kegiatan sosialisasi juknis bakohumas KPU, KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota. Pertama-tama Ilham menyampaikan mengenai Undang-Undang 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mengamanatkan setiap badan publik wajib membangun dan mengembangkan sistem informasi dan dokumentasi untuk mengelola informasi publik secara baik dan efesien sehingga layanan informasi dapat diakses dengan mudah. Ia melanjutkan, berkenaan dengan hal tersebut, Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 35 Tahun 2014. Bakohumas lembaga non-struktural merupakan forum koordinasi dan kerjasama antar unit kerja bidang humas yang menerpakan fungsi marginal bidang informasi dan komunikasi pada publik.

Selanjutnya Ilham juga menyampaikan bahwa Bakohumas KPU RI diantaranya memiliki tugas untuk melakukan koordinasi antara KPU dengan KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota untuk kelancaran arus informasi satuan kerja serta melakukan koordinasi dan kerjasama dengan badan koordinasi kehumasan pada intansi lembaga pemerintah ditingkat pusat maupun daerah. Dimana Ia menyampaikan bahwa KPU RI telah memiliki Whatsapp dengan KPU Provinsi, KPU Kab/Kota juga dengan Partai Politik, NGO/LSM dan beberapa lembaga-lembaga yang memiliki kepentingan dengan kepemiluan. Menurut Ilham ini merupakan awalan KPU RI sebagai lembaga yang harus patuh terhadap Undang-Undang No. 14 thn 2008 dan Peraturan Menkominfo No. 35 Tahun 2014 untuk melaksanakan atau meyelenggarakan Bakohumas tersebut.

Ilham juga berharap dengan adanya grup Whatsapp yang telah dibentuk tesrebut dapat memberikan informasi yang up to date, informasi yang akurat kepada para pihak terutama para stakeholder Pemilu agar dikemudian hari dalam proses penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan semua dapat terinformasikan dan terdiseminasi dengan baik. Secara internal bakohumas juga dibuat sebagai sebagai ruang komunikasi sekaligus konsolidasi KPU secara berjenjang dengan tujuan percepatan dan kelancaran arus informasi antar sesama Bakohumas KPU diberbagai tingkat.

Ilham Saputra sebagai Ketua KPU RI juga berharap melalui kegiatan sosialisasi ini para audiens yang hadir terutama KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota mendapatkan informasi yang valid tentang petunjuk teknis pelaksanaan Bakohumas itu sendiri dan mampu mengelola serta bertanggungjawab terhadap Bakohumas. Mampu berkoordinasi dengan partai politik dan media massa dengan baik tanpa adanya miskomunikasi. Ia juga meminta Bakohumas harus aktif, tidak boleh pasif serta harus responsi. Karena tentu saja tantangan tersebesar di era digital saat ini di tengah pusaran informasi yang kian masif KPU harus mampu menjawab berbagai tudingan misalnya, hoax. Persoalan infomasi tentang KPU harus mampu disampaikan dengan cara yang baik dan beradab.


(ADMIN)