Beranda / Berita

SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP)

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 8 January 2021


Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) merupakan proses integral tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluriuh pegawai, agar dapat mencapai visi dan misi tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif, efisien, handal dalam pelaporan keuangan, inventarisasi asset negara, serta taat pada peratura perundang - undangan. Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, 5 (lima) unsur SPIP, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan pengendalian intern.

Pelaksanaan SPIP yang baik juga ditunjang dengan sumber daya manusia yang handal sebagai pondasi untuk membentuk lingkungan pengendalian yang baik dalam mencapai tujuan, visi, dan misi organisasi.

Dalam rangka meningkatkan maturitas SPIP, pada Pasal 13 PP 60 Tahun 2008 dijelaskan, bahwa pimpinan instansi wajib melakukan penilaian risiko yang terdiri atas identifikasi risiko dan analisis risiko.Setelah itu menetapkan tujuan Instansi Pemerintah dan tujuan pada tingkatan kegiatan.

Dari hasil pemetaan risiko akan didapat gambaran risiko dari masing - masing unit kerja atau subbagian secara visual, sesuai dengan nilai dalam matriks peta risiko. Selanjutnya akan diketahui dari matriks informasi keberadaan risiko tersebut.

Pelaporan SPIP tidak hanya membentuk mekanisme kelengkapan administratif semata, tetapi juga merupakan upaya pengendalian mekanisme kerja dengan mempertimbangkan risiko yang ada. Untuk itu, dalam pengimplementasiannya diperlukan komitmen, teladan, niat, dan kemauan yang baik dari lingkup pimpinan serta pegawai agar tujuan, visi, dan misi organisasi dapat tercapai.


(ADMIN)