Beranda / Berita

SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN RESIKO PENULARAN COVID - 19 DI KPU KOTA MALANG

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 30 November 2020


Alt Image

Pada Hari Seni Tanggal 30 November 2020, Komisi Pemilihan Umum Kota Malang menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Resiko Penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID -19) di Aula Kantor Komisi Pemilihan Kota Malang Jalan Bantaran Nomor 6 Malang. Acara yang dimulai tepat pada Pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh seluruh Komisioner, Sekretaris, beserta jajaran Kepala Subbagian dan Pegawai KPU Kota Malang.

Bertindak selaku narasumber dr. Dian Sukma Hanggara, SP.PK, M.Biomed dari Departemen Patologi Klinik Rumah Sakit Persada Malang. Dian menjelaskan bahwa tidak ada yang tahu sampai kapan Pandemi COVID - 19 ini berakhir, untuk itu diperlukan kehatian - hatian serta penerapan protokol kesehatan yang cermat dan tepat. Untuk mencegah resiko penularan COVID - 19 di lingkungan kerja beberapa langkah yang perlu dilakukan, yaitu membuat kebijakan dan rencana adaptasi kebiasaan baru untuk manajemen kegiatan dan personil yang bertugas, membentuk tim yang terdiri dari komisioner dan kesekretariatan untuk memantau, mengevaluasi, dan melakukan penyesuaian jika diperlukan, mengurangi kepadatan orang dalam suatu ruangan, mempertimbangkan modalitas kerja alternatif seperti bekerja dirumah (work from home) atau mengatur shift, serta mengurangi pertemuan yang diadakan secara tatap muka atau langsung.

“Secara konkret dapat diimplementasikan dengan mengatur jadwal kehadiran pegawai untuk melaksanakan work from office dan work from home secara bergantian, melakukan penataan ulang sarana dan prasarana perkantoran untuk memastikan tetap menjaga jarak fisik, serta mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi dalam menunjang kegiatan,” terang Dian yang juga merupakan dokter di RSUD Dr Saiful Anwar Malang dan Rumah Sakit Universitas Brawijaya.

Pria yang aktif mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini juga menuturkan agar semua Pegawai menerapkan protokol kesehatan dengan sering mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak satu dengan yang lain. Selain itu Dian juga menjelaskan bahwa persentase gejala yang dialami oleh penderita COVID - 19, yaitu demam 88 %, merasa letih 38 %, batuk kering 68 %, sesak nafas 19 %, radang tenggorokan 15 %, dan nyeri otot 15 %. “Ketika gejala seperti yang telah demam, batuk kering, letih, lesu, radang, dan nyeri otot segera diobati bisa data pada faskes terdekat, atau dengan mengkonsumsi obat sesuai gejala yang ditimbulkan, namun apabila sudah disertai sesak nafas maka harus segera dibawa ke Rumah Sakit, sebagai antisipasi setiap keluarga sebaiknya menyediakan obat untuk meredakan gejala yang timbul serta oximeter untuk mendeteksi tingkat oksigen di dalam darah” jelas Dian secara lengkap.

Dian juga menjelaskan macam - macam, perbedaan, dan mekanisme pemeriksaan tes COVID -19. “Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi COVID-19 diantaranya, pemeriksaan serologi SARS-CoV-2, pemeriksaan ECLIA (Electro Chemiluminescence Immunoassay) Anti-Sars-Cov-2, dan pemeriksaan real time RT-PCR SARS-CoV-2,” pungkas Dian.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Malang Aminah Asminingtyas mengapresiasi pemaparan materi, ilmu, dan pengalaman yang dipaparkan oleh dr. Dian Sukma Hanggara, SP.PK, M.Biomed. Langkah pencegahan penularan COVID - 19 di KPU Kota Malang telah diterapkan dengan sebaik - baiknya. “Materi, ilmu, dan pengetahuan yang dipaparkan sangat bermanfaat, tentunya ini menjadi bekal bagi kami di KPU Kota Malang untuk terus berupaya memutus mata rantai penyebaran COVID -19,” jelas Aminah dihadapan peserta Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Resiko Penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID -19).


(ADMIN)