Beranda / Berita

Tiga Pasangan Calon Mendaftar sebagai Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Malang

Ditulis Oleh: Nuzula Tanggal: 10 January 2018


BANTARAN – Rabu (10/1/2018), tiga pasangan calon (paslon) mendatangi kantor KPU kota Malang untuk mendaftar sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota Malang periode 2018-2023.

Masa pendaftaran bakal pasangan calon walikota san wakil walikota dimulai sejak tanggal 8 hingga 10 Januari 2018, namun semua paslon mendaftar pada hari ketiga yaitu tanggal 10 Januari 2018. Masing-masing paslon datang bersama pimpinan partai politik pengusung dan simpatisan pendukung.

Paslon pertama yang mendaftar adalah pasangan Mochamad Anton dan Syamsul Mahmud yang tiba di kantor KPU kota Malang pukul 10.30. Paslon ini diusung oleh oleh tiga partai politik, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Sekitar pukul 13.30, pasangan Ya’qud Ananda Gudban dan Achmad Wanedi tiba di kantor KPU kota Malang untuk mendaftar sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota. Paslonini diusung oleh 5 partai politik yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pendaftar ketiga, yakni pasangan Sutiaji dan Sofyan Edy Jarwoko datang sekitar pukul 20.30 bersama pimpinan partai pengusungnya. Paslon ini diusung oleh partai Demokrat dan partai Golongan Karya (Golkar).

5 Komisioner KPU kota Malang yaitu Zaenudin, Ashari Husen, Fajar Santosa, Aminah Asminingtyas dan Deny Rachmat Bachtiar bersama Sekretaris KPU kota Malang, Muhamad Sailendra menyambut dan menerima berkas persyaratan pencalonan dan syarat calon. Turut hadir pula Ketua panwaslu bersama 2 orang anggota.

Zaenudin dan Fajar Santosa memeriksa berkas syarat pencalonan, sedangkan Ashari dan Aminah memeriksa berkas syarat calon walikota dan Deny dan Sailendra memriksa berkas syarat calon walikota. Setelah diperiksa, berkas pencalonan ketiga paslon sudah lengkap sehingga data paslon dapat diupload di SILON (Sistem informasi pencalonan).


(Nuzula)