Beranda / Berita

TRANSFORMASI JABATAN STRUKTURAL KE JABATAN FUNGSIONAL BAGI ASN DI LINGKUNGAN KOMISI PEMILIHAN UMUM

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 20 November 2020


Pada Hari Kamis Tanggal 19 November 2020 Pukul 10.00 WIB, Pegawai KPU Kota Malang mengikuti Webinar Nasional Tema pembahasan : Transformasi Jabatan Struktural Ke Jabatan Fungsional Bagi ASN Di Lingkungan KPU. Acara tersebut diselenggarakan oleh KPU Kota Jakarta Utara. Salah satu narasumber Deti Kurniawati, SE, MH. Komisioner KPU Provinsi DKI Jakarta Divisi SDM dan Litbang menjelaskan Jabatan Fungsional merupakan sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu.

Penyetaraan menuju jabatan fungsional ini merupakan salah satu upaya dalam proses penyederhanaan birokrasi. Karena masih ada langkah-langkah yang harus ditempuh oleh instansi pemerintah dalam melakukan penyederhanaan birokrasi secara keseluruhan sesuai dengan tujuan dari arahan Presiden Joko Widodo sebagaimana dikutip dari okefinance.

Dalam rangka pengembangan karier dan peningkatan profesionalisme Pegawai Negeri Sipil yang melaksanakan tugas di bidang penyelenggara Pemilihan Umum ditetapkan Jabatan Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2018 Tentang Jabatan Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum.

Sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU-ASN), sistem kepegawaian di Indonesia mengalami perubahan yang cukup mendasar, salah satunya adalah penyelengaraan manajemen kepegawaian didasarkan pada sistem merit. Hal ini sebagaimana disebutkan di dalam penjelasan UU-ASN tersebut yang menyatakan bahwa Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki profesi dan Manajemen ASN yang berdasarkan pada sistem merit.

Jabatan Fungsional sangat dibutuhkan dalam pengembangan karir, peningkatan profesional sehinga terpenuhi kualitas SDM yang dinamis, profesional, efektif dan efisien dalam pekerjaannya. Keunggulan Jabatan Fungsional adalah kesempatan memperoleh kenaikan pangkat lebih cepat/ bisa 2 tahun yang biasanya 4 tahun, tunjangan jabatan lebih besar dibandingkan jabatan pelaksana, peluang untuk mengembangan gagasan/ide kreatif lebih luas,dan tetap memiliki kesempatan untuk menjadi pejabat pimpinan tinggi, administrator, atau pengawas. Jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seseorang PNS dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan/atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.

Pengangkatan jabatan fungsional bertujuan sebagai sarana pengembangan profesionalisme dan pembinaan karier PNS. Selain itu untuk mencapai tujuan pembangunan, dibutuhkan adanya pengangkatan pejabat fungsional yang perlu dibina dengan sebaik-baiknya dengan menggunakan sistem karier dan sistem prestasi kerja demi menciptakan organisasi pemerintah yang “lebih sederhana struktur, namun kaya fungsi”.


(ADMIN)