Beranda / Berita

SIDALIH Tingkatkan Kepercayaan Publik

Ditulis Oleh: Adm Tanggal: 7 November 2017


JAKARTA - Penggunaan Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih) berdampak positif kepada KPU. Semakin akurat dan berkualitasnya data pemilih membuat kepercayaan publik kepada KPU semakin meningkat.

Ketua KPU RI Arief Budiman menyebutkan salah satu core bussines KPU adalah data pemilih. Core bussines KPU lainnya adalah regulasi pemilihan, peserta pemilu, dan penjaminan keutuhan suara pemilih sampai pada konversi pada kursi legislatif maupun eksekutif. "Data pemilih menjadi isu penting sejak 2004. Kepercayaan publik akan terus meningkat jika data pemilih semakin akurat dan berkualitas," ujarnya saat membuka Bimtek Sidalih di LPPI Jakarta pada Selasa, (7/11/2017).

Menurut Arief, inti dari penyelenggaran Pemilu maupun Pilkada adalah kepercyaan publik. Karena itu, KPU terus berupaya melakukan terobosan agar penyelenggaraan pemilihan lebih transparan dan berkualitas. Untuk mencapai itu, KPU tidak hanya membuat sistem dan tata cara pemilihan, namun juga membikin alat bantu. "Alat bantu berupa Sidalih, Sipol, Silon dan lain-lain merupakan upaya KPU untuk menjadi lebih transparan dan berintegritas," kata Arief.

Hadir dalam Bimtek tersebut anggota KPU RI Viryan dan Evi Novida Ginting. Hadir sebagai peserta Bimtek adalah komisioner dan operator KPU provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se Indonesia. Dari Kota Malang, hadir Anggota KPU Kota Malang Divisi Perencanaan Data Deny Bachtiar dan Operator Sidalih Stefan Krisna.

Sementara itu Kepala Biro Perencanaan dan Data KPU RI Sumariyandono mengatakan kegiatan Bimtek bagi admin dan komisioner se Indonesia ini dibagi 3 angkatan. Tujuannya adalah untuk menyamakan pemahaman dalam aplikasi Sidalih. Dia berharap, kesalahan-kesalahan dalam penggunaan Sidalih dapat diminimalisir. "Kami memberikan fasilitasi kepada operator untuk mencoba Sidalih versi 2," terangnya.


(Adm)