Beranda / Berita

UNTUK KETIGA KALINYA KPU KOTA MALANG KEMBALI MENGIKUTI KELAS TEKNIS MENYONGSONG 2024 DENGAN TEMA PENCALONAN PESERTA PEMILU

Ditulis Oleh: ADMIN Tanggal: 29 July 2021


Pada Hari Selasa (28/07/2017), Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Deny Rachmat Bachtiar, Sub Koordinator Teknis dan Hupmas Edy Wuryanto, beserta Fungsional Umum/Staf Teknis dan Hupmas KPU Kota Malang, Yekti Wijayanti dan Jawad Bahonar mengikuti Kelas Teknis Menyongsong 2024 dengan Tema Pencalonan Peserta Pemilu.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur secara daring tersebut, dimulai pada Pukul 10.00 WIB. Pada sesi ketiga kali tersebut, jumlah peserta yang terdiri dari Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, Kasubbag/Sub Koordinator, beserta Fungsional Umum/Staf Teknis dan Hupmas KPU Kabupaten/Kota Se- Provinsi Jawa Timur, mencapai lebih dari 150 peserta. Hal tersebut menunjukan antusiasme dan semangat untuk saling berbagi ilmu, pengalaman, dan pembelajaran guna menyongsong Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 begitu besar.

Acara tersebut dibagi menjadi 3 (tiga) sesi. Sesi pertama diisi oleh narasumber dari KPU Kabupaten Mojokerto, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, Achmad Arif yang menyampaikan materi Review Singkat Tahapan Pencalonan Anggota DPRD Kabupaten/Kota “Pada Pelaksanaan Pemilihan Umum Nasional Tahun 2019 Di Kabupaten Mojokerto”.

Achmad Arif menerangkan bahwa terdapat 3 (tiga) tahapan dalam prosedur pencalonan ini. “Yang pertama yaitu, tahapan persiapan, kedua tahapan pelaksanaan yang terdiri dari tahapan pendaftaran dan verifikasi, kemudian tahapan ketiga yakni evaluasi,” tuturnya.

“Ketiga tahapan tersebut berjalan dengan baik dan dinilai sukses pelaksanaannya pada Pemilu 2019 di Kabupaten Mojokerto,” pungkas Arif.

Sementara itu pada sesi kedua, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Sumenep, Rahbini menyampaikan materi “Urgensi Komunikasi Sosial Dengan Stakeholder Dalam Pencalonan”.

Rahbini menyampaikan bahwa proses komunikasi sosial perlu memperhatikan pesan dan aktor yang terlibat. Menurutnya, perlu perhatian tersebut dilatar belakangi dengan maraknya media sosial dan isu-isu sosial politik yang dinamis dan menjadi perhatian publik. “Hal tersebut dapat menjadi memberikan jalan keluar di tengah absurditas regulasi dan tekanan para pihak, serta menjadi alat untuk mengantisipasi konflik berpotensi muncul saat tahapan,” jelas Rahbini.

Dalam kegiatan yang dimoderatori oleh Sub Koordinator Teknis dan Hupmas KPU Kabupaten Sumenep, Adi, juga disampaikan pengarahan teknis oleh Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jawa Timur Insan Qoriawan.

Setelah pemaparan materi dari kedua narasumber, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi oleh para peserta dan pemateri hingga Pukul 13.30 WIB.


(ADMIN)